Oleh : Zefri Noci Vera
Pagi di Bener Meriah tak pernah benar-benar sunyi. Kabut turun perlahan dari perbukitan Gayo, menyentuh atap2 rumah dan ladang kopi yang selama ini menjadi denyut hidup masyarakat. Namun pada hari itu, sunyi terasa berbeda seperti jeda panjang sebelum sebuah pertanyaan besar diajukan pada manusia. Tanah bergeser, air meluap, dan alam seolah mengetuk pintu kesadaran kita dengan cara yang paling keras.
Ia bukan murka.
Ia tidak datang dengan dendam.
Ia hanya hadir sebagai cermin.
Dalam cerita orang tua, alam selalu digambarkan sebagai ibu ia memberi, merawat, dan menegur bila anaknya lupa diri. Hutan yang menipis, lereng yang dilukai, sungai yang disempitkan semua itu bukan terjadi dalam semalam. Ia akumulasi dari keputusan-keputusan kecil yang kita anggap remeh. Maka ketika bencana datang, ia bukan hukuman yang jatuh dari langit, melainkan konsekuensi yang bangkit dari bumi.
Di Bener Meriah, jeritan tidak hanya datang dari rumah yang rubuh, tetapi dari kesadaran yang terlambat. Kita terbiasa menyalahkan hujan, menyumpahi cuaca, atau mencari kambing hitam. Padahal hujan hanyalah hujan. Yang berubah adalah cara kita memperlakukan tanah mengambil tanpa menimbang, membuka tanpa memulihkan.
Cerita ini bukan tentang siapa yang paling bersalah. Ini tentang kita semua yang terlalu lama menganggap alam sebagai latar belakang, bukan sebagai subjek yang hidup. Kita lupa bahwa keseimbangan bukan jargon, melainkan syarat. Bahwa pembangunan tanpa kebijaksanaan adalah janji yang rapuh. Bahwa keselamatan bukan sekadar angka di laporan, tapi wajah-wajah yang pulang tanpa rumah.
Maka dengarkanlah ketukan itu.
Bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dipahami.
Kesadaran adalah jawaban yang diminta alam ia menata ulang ruang, memulihkan hutan, menghormati lereng, menjaga sungai, dan yang paling sulit mengubah cara berpikir. Jika kita mampu belajar, bencana tak lagi sekadar duka, ia menjadi guru yang keras namun jujur.
Ia bukan murka.
Ia meminta kita berhenti lupa.
Dan mulai sadar.







































