BENER MERIAH, GEMAPERS.COM – Personel Polres Bener Meriah mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Bergerak Bener Meriah (AMMB-BM) di Kantor DPRK Bener Meriah, Kampung Serule Kayu, Kecamatan Bukit, Kamis (5/3/2026). Pengamanan dilakukan guna memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Bener Meriah melalui keterangannya menyatakan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum, sekaligus mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Massa aksi hadir membawa tuntutan terkait transparansi penggunaan dana bantuan daging meugang dari Pemerintah Pusat yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Perwakilan massa kemudian diterima langsung oleh pimpinan dan anggota DPRK Bener Meriah di ruang sidang untuk berdialog secara terbuka.

”Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pengamanan ini. Prioritas kami adalah memastikan hak masyarakat terlindungi dan situasi tetap terkendali,” ujar perwakilan Polres Bener Meriah di lokasi.
Meski sempat terjadi insiden kecil berupa kerusakan kaca meja saat sesi tanya jawab yang cukup alot, kesigapan petugas di lapangan berhasil meredam suasana sehingga dialog dapat dilanjutkan kembali tanpa kendala berarti.
Aspirasi yang disampaikan secara tertulis maupun lisan telah diterima secara resmi oleh pimpinan DPRK Bener Meriah untuk ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme hukum dan peraturan yang berlaku.
Aksi unjuk rasa berakhir pada pukul 12.15 WIB. Massa membubarkan diri dengan tertib setelah mendapatkan kepastian mengenai tindak lanjut tuntutan mereka.
Kehadiran Polres Bener Meriah dalam agenda ini merupakan wujud nyata komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya dalam menjamin kelancaran demokrasi di wilayah Kabupaten Bener Meriah. (Ril Humas Polres BM/RG)









































