BENER MERIAH, GEMAPERS.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Bener Meriah membagikan ratusan selimut, pakaian dewasa, anak-anak, bayi, jilbab, sarung dan air minum kemasan kepada pengungsi di lokasi cabang Universitas Syiah Kuala (USK) Kecamatan Timang Gajah kabupaten Bener Meriah, Sabtu (3/01/2026)
Ketua PMI Bener Meriah dr. Jawahir Syahputra mengatakan bahwa air minum ini penting untuk menjaga kesehatan pengungsi dan memastikan pengungsi mengkonsumsi air minum yang layak, kemudian dengan kondisi cuaca yang frekuensi hujannya masih cukup tinggi tentu persediaan bantuan selimut dan pakaian ini juga sangat dibutuhkan.

Musdar salah satu petugas dipengungsian USK mengatakan bahwa bantuan ini sangat membantu para pengungsi untuk beristirahat pada malam hari terutama bagi kebutuhan bayi, balita dan lansia yang berada di pengungsian.
Pengungsi yang berada di lokasi kampus USK adalah pengungsi yang berasal dari empat desa di Kecamatan Timang Gajah, diantaranya Desa Pantan Pediangan, Rembune, Bandar Lampahan dan Damaran Baru.
USK menjadi tempat yang dianggap aman sementara setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementrian ESDM telah menaikkan status aktivitas gunung api Bur Ni Telong dari level II (waspada) menjadi level III (Siaga) sejak tanggal 30 Desember 2025.
Bantuan selimut dan air minum ini didukung oleh PT. Sinar Sosro Gunung Selamat yang bekerjasama dengan PMI Bener Meriah untuk disalurkan, dengan harapan bisa sedikit mengurangi kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat yang berada di daerah Pengungsian. (Rg)











































