BENER MERIAH, GEMAPERS.COM – Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abu Bakar sangat marah, saat mendengar keluhan masyarakat di seputaran Samar Kilang, karena sejak beroperasinya tambang di wilayah Linge, kabupaten Aceh Tengah. Air sungai yang mengalir ke Bener Meriah berubah warna menjadi keruh.
“Kemarahan Bupati Tagore sangat beralasan, mengingat sungai yang di jadikan sebagai tempat penggalian matrial tambang, airnya mengalir melintasi kabupaten Bener Meriah, tepatnya di daerah Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama.
Menurut bupati Tagore, masyarakat Bener Meriah, ikut merasakan dampak dari tambang ilegal tersebut, karena air sungai menjadi keruh. Begitu juga dengan ekosistem sungai yang di khawatirkan akan musnah, terutama ikan indemik Gegaring. Sebutnya.
Selain itu Tagore juga mempertanyakan limbah tambang dan penggunaan bahan kimia Mercuri. Menurut Tagore limbah tambang dan campuran bahan kimia Mercuri, nantinya akan bercampur dengan air yang mengalir.
“Tentu hal ini tidak baik untuk kesehatan masyarakat. Terlebih lagi sebagian masyarakat Bener Meriah menjadikan sungai sebagai sumber kehidupan” Ketusnya.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tagore Abu Bakar saat di temui media ini di Pendopo Bupati Bener Meriah. Selasa (01/04)
Bupati Ir. Tagore Abu Bakar juga meminta kepada pihak pihak terkait, untuk segera menertibkan keberadaan tambang ilegal tersebut, karena hal tersebut sangat berdampak terhadap kesehatan dan juga merugikan masyarakat Bener Meriah. Ketusnya.
Disisi lain Bupati Tagore berharap ada solusi dan penyelesaian secara konperhansip terkait tambang emas tersebut. Sehingga hal tersebut tidak menjadi bumerang di kemudian hari. Pungkasnya. (Dani).