BENER MERIAH, GEMAPERS.COM – Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, bersama Wakil Bupati Ir. H. Armia menghadiri penyerahan bantuan sekaligus tanam perdana pengembangan kopi Arabika Gayo pascabencana di Kampung Bumi Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Senin (19/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyalurkan berbagai bantuan strategis, di antaranya lebih dari 10,3 juta batang bibit kopi (APBN & DOKA), 6,8 ton benih padi gogo, serta ribuan benih dan sarana produksi hortikultura untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Tagore menegaskan pentingnya hilirisasi agar petani tidak hanya menjual biji kopi mentah (green bean), melainkan mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tambah yang berdaya saing tinggi. Selain dorongan hilirisasi, Pemkab Bener Meriah bersinergi dengan Kementerian Pertanian memperkuat sektor hulu melalui perluasan areal perkebunan kopi seluas 650 hektare serta peremajaan tanaman kopi (replanting) mencapai 9.554,5 hektare di sembilan kecamatan sentra.

Guna menjaga keberlanjutan program, Bupati meminta seluruh kelompok tani penerima manfaat untuk merawat bantuan tanaman secara sungguh-sungguh dan optimal. Ia juga menginstruksikan Dinas Pertanian dan Pangan beserta para penyuluh untuk melakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara berkala agar bantuan tepat sasaran serta mampu memulihkan tingkat produktivitas dan pendapatan petani.
Selain komoditas kopi, dukungan pemulihan pascabencana dari Ditjen Hortikultura Kementan juga mencakup pengembangan aneka komoditas seperti cabai, bawang merah, kubis, kentang, dan tomat, disamping penguatan ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi lahan padi gogo. Bupati mengapresiasi dukungan penuh pemerintah pusat dan mengajak seluruh elemen daerah memperkuat sinergi demi mewujudkan kesejahteraan petani Bener Meriah secara berkelanjutan. (Herman)









































