BENER MERIAH, GEMAPERS.COM – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (PID) Kabupaten Bener Meriah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Minggu Ketiga Oktober 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin (19/10/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Sekjen Kemendagri, Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si. ini diikuti oleh perwakilan kementerian/lembaga, kepala daerah, unsur Forkopimda, serta Tim PID dari seluruh Indonesia.
Kabag Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah, Ihsan, S.T., M.Ling., menyampaikan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Bener Meriah pada minggu ketiga Oktober 2026 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,90 persen. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang berada di level 0,51 persen.

Kenaikan IPH ini dipicu oleh perubahan harga sejumlah komoditas pangan utama. Adapun komoditas yang menjadi penyumbang terbesar kenaikan harga pangan di Bener Meriah meliputi cabai merah dengan andil sebesar 1,12 persen, daging ayam ras sebesar 0,25 persen, dan jeruk sebesar 0,07 persen.
Melalui rakor rutin ini, Pemkab Bener Meriah bersama pemerintah pusat terus memperkuat koordinasi, pemantauan berkala, dan evaluasi pasokan pangan di pasar. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga, menjaga stabilitas pasokan, serta mempertahankan daya beli masyarakat di daerah. (Herman)










































