TAKENGON, GEMAPERS.COM — Ikatan Mahasiswa Takengon Sumatera Utara (IMATA-SU) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Dinas Syariat Islam Aceh Tengah segera bertindak menyikapi pernyataan dalam sebuah podcast yang viral di media sosial terkait dugaan praktik prostitusi terselubung yang disebut menyeret anak sekolah dan oknum pejabat di Aceh Tengah.
Pernyataan yang beredar luas tersebut menuai kegelisahan publik dan memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai kebenaran informasi yang disampaikan. IMATA-SU menilai persoalan ini tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut moral, marwah daerah, dan masa depan generasi muda.
Ketua Umum IMATA-SU, Duha Indrawansyah, menegaskan bahwa aparat tidak boleh tinggal diam terhadap isu yang telah menjadi konsumsi publik. Menurutnya, perlu ada langkah cepat, terbuka, dan profesional untuk memastikan fakta sebenarnya.
“Ketika informasi seperti ini sudah beredar luas dan menimbulkan kegaduhan publik, maka negara melalui APH dan Dinas Syariat Islam wajib hadir. Jangan sampai ada kesan pembiaran atau upaya menutupi persoalan. Semua pihak yang disebut maupun yang mengetahui dugaan praktik tersebut harus diperiksa demi mengungkap kebenaran,” ujar Duha Indrawansyah.
Ia juga menilai, apabila dugaan tersebut benar terjadi, maka hal itu merupakan persoalan serius yang mencederai nilai sosial dan syariat yang selama ini dijunjung masyarakat Aceh Tengah.
“Ini bukan sekadar isu viral. Jika benar ada praktik yang melibatkan eksploitasi dan relasi kuasa, maka harus dibongkar sampai tuntas tanpa pandang bulu. Jangan sampai marwah daerah rusak karena aparat lamban atau memilih diam,” tegasnya.
Selain meminta pengusutan menyeluruh, IMATA-SU juga mendesak pemerintah daerah memperkuat pengawasan terhadap praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai agama dan norma sosial di Aceh Tengah.
IMATA-SU menegaskan akan terus mengawal perkembangan persoalan tersebut dan meminta seluruh pihak terkait bertindak transparan demi menjaga kepercayaan publik serta nama baik Aceh Tengah. (Ril)









































