BENER MERIAH, GEMAPERS.COM – PKK dan Dekranas serta DW Kabupaten Bener Meriah menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Desa Uning Gelime, Kecamatan Wih Pesam.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bener Meriah, Hj. Meutia Fauziah Tagore, yang hadir bersama jajaran organisasi wanita lainnya, termasuk Dekranasda, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).
Dalam sambutannya, Hj. Meutia Fauziah Tagore menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada keluarga korban terdampak bencana. Ia menguatkan warga agar tetap tegar dalam menghadapi cobaan ini.
“Kami berharap Bapak dan Ibu yang terkena musibah diberikan kesabaran serta ketabahan. Kita harus meyakini bahwa di balik setiap ujian, pasti ada hikmah yang dipersiapkan oleh Allah SWT,” ujar Hj. Meutia.

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak zikir dan doa agar Kabupaten Bener Meriah senantiasa dilindungi dan dijauhkan dari segala bentuk bencana di masa mendatang.
Selain memberikan dukungan moril, Hj. Meutia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh organisasi wanita dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan tersebut.
“Terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh seluruh gabungan organisasi. Semoga kebaikan ini menjadi amal saleh yang pahalanya tidak hanya kita rasakan di dunia, tetapi juga terus mengalir hingga ke akhirat kelak, Aamiin,” tambahnya.
Penyaluran bantuan ini juga turut didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, yang menunjukkan sinergi kuat antarinstansi di lingkungan Pemkab Bener Meriah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis DP3AKB Bener Meriah, Kadis Syariat Islam, Perwakilan Kementerian Agama, Camat Wih Pesam, Plt. Kadis Pertanian, Plt. Kadis Pariwisata, serta Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA)
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok warga Desa Uning Gelime yang saat ini sedang dalam masa pemulihan pascabanjir. (RG)









































