BENER MERIAH, GEMAPERS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) bergerak cepat memfasilitasi distribusi hasil pertanian dari Kabupaten Bener Meriah. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengerahkan pesawat Hercules milik TNI AU guna memastikan rantai pasok pangan tetap terjaga di tengah kendala logistik darat.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah, Sanusi Purnawira Dade, menyampaikan hal tersebut saat mengoordinasikan pengiriman perdana komoditas cabai di Bandara Rembele.
Dalam keterangannya, Dade menjelaskan bahwa pengiriman ini merupakan solusi konkret untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memenuhi kebutuhan pasar di luar daerah.
Volume Pengiriman: 21 Ton Cabai pada hari pertama, Target Harian: Minimal 20 ton per hari, Durasi Program: Berlangsung hingga Februari 2026 atau sampai akses jalur darat pulih sepenuhnya, Tujuan Distribusi: Medan (sebagai hub utama), Batam, Pekanbaru, Padang, Palembang, Jakarta, dan Jambi.
Penggunaan armada udara ini menjadi langkah darurat menyusul terputusnya akses jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah dengan wilayah Bireuen serta Aceh Utara.
”Kami sangat bersyukur atas dukungan Pemerintah Pusat. Saat ini petani di Bener Meriah sedang memasuki masa panen raya cabai, kopi, dan tomat. Fasilitas ini diharapkan dapat meringankan beban petani yang terdampak penutupan jalur distribusi darat,” ujar Dade.
Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Kementerian Pertanian, dan TNI AU ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penumpukan hasil panen yang berisiko merusak kualitas komoditas dan merugikan ekonomi lokal. (Rg)










































